Google

Welcome, Selamat datang , Marhaban, Wilujeng sumping, Sugeng rawuh. Thank you, Terima kasih, Jazakallah, Haturnuhun, Maturnuwun. SEV PASCAL .

Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Desember 15, 2007

Apa Yang Terbaru Dari Intel Conroe

Intel Core Duo
Generasi Mutakhir Prosesor Berinti Ganda


Seri prosesor Conroe dari kelas E6700 dengan frekuensi kerja 2,66 GHz dan FSB 1066Mhz. Meurut Intel dari ke 5 seri prosesor Conroe yang merupakan tercepat adalah seri Extreme X6800. Sementara, untuk segmen entry level Intel mngeluarkan dua seri yaitu E6400 dan Duo E6300. Perbedaan yang cukup signifikan antar entry level dengan seri di atsanya terletak pada cahe level 2 yang dimiliki. Seri E6000 ke atas sudah menggunakan cache L2 sebesar 4MB, sedangkan seri E6400 dan E6300 memiliki Cache sebesar 2 MB. Perbedaan juga terlihat untuk die size dan jumlah transisitor yang dimiliki.


INTEL CORE MICROARCHITECTURE
Untuk prosesor generasi ini, selain voltase yang berhasil diturunkan, efisiensi komputasi berhsil dilakukan dengan menggunakan arsitektur baru yang oleh Intel diperkenalkan sebagai Intel Core Microarchitecture. Arsitektur ini sendiri merupakan perpaduan sejumlah inovasi yang dilakukan Intel untuk menyederhanakan komputasi dan aliran data dalam prosesor. Paling tidak ada 5 fitur yang diusung pada arsitektur baru ini seperti Wide Dynamic Execution, Intelligent Power Capacity, Advanced Smart Cache, Smart Memory Access, dan Advanced Digital Media Boost.
Wide Dynamic Execution memungkinkan pengirirman instruksi yang lebih banyak untuk setiap clocknya sehingga menghemat waktu dan daya yang dibutuhkan saat komputasi berlangsung. Sementara, Intelligent Power Capacity memungkinkan pengurangan konsumsi daya yang dibutuhkan saat komputasi dijalankan.

Pada seri Conroe ini, Intel memperkenalkan teknologi Advanced Smart Cache, di mana cache L2 tidak lagi dibagi per inti. Di sini dua inti prosesor yang ada menggunakan cache L2 yang sam dan dibagi-pakai bersama. Penggunaan cache L2 ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing inti prosesor.

Dengan demikian, alokasi penggunaan cache L2 dapat disesuaikan dengan beban masing-masing inti. Fitur ini merupakan salah satu fitur pembeda disbanding generasi dual core sebelumnya dari Intel.

Inovasi lainnya yang mampu meningkatkan kecepatan komputasi adalah Smart memory access yang mengoptimalkan penggunaan bandwidth dat adari subsistem memori dan meminimalkan latency memori yang digunakan.

UNJUK KERJANYA
Dilihat dari unjuk kerjanya, Conroe berhasil menunjukkan kinerja mempesona. Meski kecepatan kerja maksimalnya hanya 2,66 Ghz, kalah jauh dibandingkan dengan Intel Presler 955 dengan kecepatan 3,66 GHz, nyatanya kinerja yang ditunjukkan Conroe E6700 jauh melampaui kinerja Presler 955 dengan myakinkan.

Ini bisa dilihat dari semua hasil uji yang dipengaruhi oleh prosesor ini. Baik pengujian secara sintetis maupun pengujian yang bersifat real time untuk pengujian audio maupun video berhasil dijalankan dengan sangat baik.

Hal ini menunjukkan bahwa Intel berhasil mengerjakan “PR” untuk memperbaiki kinerja prosesornya dengan melakukan inovasi pada sejumlah fitur yang dibawanya. Cache L2 sebesar 4MB yang dibagipakai dan sistem Microarchitecture sebagai arsitektur dasar yang dimilki pada seri Conroe ini berhasil meningkatkan kinerja prosesor dengan meyakinkan.

Spesifikasi Dasar Prosesor Conroe Generasi Pertama Yang Dirilis Intel
Core 2 Model Clock Speed Multiplier Front Siode Bus L2 Cache
Extreme X6800 2,93GHz x11 1066MHz 4MB
Duo E6700 2,666GHz x10 1066MHz 4MB
Duo E6600 2,400GHz x9 1066MHz 4MB
Duo E6400 2,133GHz x8 1066MHz 2MB
Duo E6300 1,866GHz x7 1066MHz 2MB


Empat Inovasi Kinerja Intel Core 2 Duo

Performa suatu prosesor memang bergantung pada frekuensi kerjanya namun tidak hanya bergantung pada frekuensi kerjanya saja tersebut. Kinerja suatu prosesor juga bergantung pada ajumlah instruksi yang dieksekusi setiap clock-nya (untuk frekuensi kerja sebesar 2000MHz, berarti terdapat 2000 juta clock untuk setiap detiknya).

Unjuk Kerja dari suatu prosesor merupakan hasil kali dari keduaanya, hasil kali dari frekuensi kerja dengan jumlah instruksi setiap clock-nya. Jadi, bisa saja frekuensi kerja suatu prosesor lebih rendah namun memiliki kinerja lebih tinggai berhubung jumlah instruksi setiap clock-nya jauh lebih besar.

Pada perbandingan yang dilakukan oleh majalah Pc Media terbukti bahwa Core 2 Duo E6700 mampu mengungguli Pentium XE 955 meski Pentium XE 955 memiliki frekuensi kerja yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan Core 2 Duo E6700 mengeksekusi instruksi jauh lebih banyak untuk setiap clock-nya dibandingkan Pentium XE 955.

EMPAT INOVASI
Sebelum generasi Core, Intel memiliki prosesor untuk mobile dan desktop yang masing-masing memiliki arsitektur yang berbeda. Masing-masing arsitektur, Pentium M dan Pentium D, memiliki kelebihan. Kelebihan-kelebihan ini diambil oleh Intel dan ditambhakan dengan sejumlah inovasi baru hingga terbentuklah suatu arsitektur baru, artitektur Core. Arsitektur baru inilah yang digunakan oleh Core 2 Duo.

Menurut Intel, terdapat lima inovai utama dari arsitektur Core yaitu Intel Wide Dynamic Execution, Intel Intelligent Power Capability, Intel Smart Memory Access, dan Intel Advanced Digital Media Boost. Dari kelima inovasi tersebut, keempat inovasi selain Intel Intelligent Power Capbility berhubungan dengankinerja yang dimiliki oleh Core 2 Duo.



IWDE
Intel wide dynamic Execution sesuai namanya membuat setiap core (ada dua pada Core 2 Duo) bisa menangani hingga empat instruksi penuh sekaligus. Core Pentium M dan Pentium D hanya bisa menangani hingga tiga instruksi.

Di samping itu terdapat beberapa fitur lain yang juga meningkatkan kinerja, salah satunya adalah macrofusion. Pada Pentium M dan Pentium D, setiap instruksi yang masuk akan di-decode. Hal ini membuat yang dieksekusi hanya sebuah instruksi tunggal internal sehingga mengurangi jumlah kerja yang harus dilakukan prosesor.

IASC
Pentium D, masing-masing core-nya memiliki cache L2 sendiri-sendiri yang tidak dibagipakai. Bila masing-masing core membutuhkan data yang sama, data yang sama tersebut disimpan pada masing-masing cache L2.

Dengan Intel Advanced Smart Cache, cache L2 yang digunakan dibai pakai. Bila kedua core membutuhkan data yang sama, data yang sama tersebutcukup disimpan pad ausatu tempat berhubung kode core dapat mengaksesnya.

Di samping menghemat penggunaan cache, dengan bagi pakai ini, bila sebuah core sedang membutuhkan cache secara minimal, maka core yang satu lagi bisa menaikkan “jatah” cache L2-nya. Intel Advanced Smart Cache ini membolehkan setiap core untuk secara dinamik menggunakan hingga 100% cache L2 yang tersedia.

ISMA
Pada iNtel Smart Memory Access terdapat fitur yang disebut dnegan memory disambiguation. Memory disambiguation ini membolehkan masing-masing core untuk secara spekulatif mengambil data untuk instruksi yang akan mereka eksekusi sebelum seluruh instruksi penyimpanan sebelumnya dieksekusi.

Tanpa Memory disambiguation, umumnya harus terlebih dahulu ditunggu penyimpanan tersebut hingga selesai barulah dilakukan pengambila. Ini dilakukan karena prosesor tidak mengetahui apakah ada ketrgantungan lokasi dat yang bisa saja dia langgar bila melakukan pengambilan sebelum penyimpanan selesai

IADMB
SSE (Streaming SIMD Extension) bukanlah inovasi baru. Pada Pentium D telah terdapat SSE, SSE2, dan SSE3. Instruksi 128bit SSE, SSE2, dan SSE3 pada Pentium D akan membutuhkan dua clock untuk dieksekusi secara penuh.

Dengan Intel Advanced Digital Media Boost, instruksi 128bit SSE, SSE2, dan SSE3 ini bisa dieksekusi penuh hanya menggunakan satu clock.

Rabu, November 21, 2007

USB Flash Disk


Dewasa ini ketika kepentingan dan mobilitas akan data semakin meningkat maka begitu banyak orang yang membawa datanya ke mana-mana tujuannya sederhana agar mudah melakukan data exchange.

Jaman dahulu ketika era disket masih berjaya orang biasa membawa data mobile menggunakan disket dari mulai yang berukur 51/4 hingga 31/2 inch dengan kapasitas mulai 720 KB hingga berkisar antara 1.44 Mb seperti yang dialami aku sendiri ketika menggunakan PC berbasis DOS dengan aplikasi macam wordstar dan lotus 123. Namun seiring perkembangan jaman dan pesatnya akan kebutuhan data yang besar dengan mobilitas tinggi serta daya tahan yang kuat maka disket tak mampu menjawab tantangan ini. Meskipun kemudian muncul ZIP drive yang kapasitasnya lebih besar dan berkali-kali lipat dari disket, tapi ZIP ini bisa dibilang kurang fleksibel dan ukurannya pun boleh dibilang tidak simpel dan kebanyakan PC tidak memiliki Zip drive. Bagaimana dengan CD? CD sebenarnya cukup fleksibel dengan kapasitas yang boleh dibilang lumayan besar, tapi kelemahannya adalah untuk bertukar-tukar data atau baca tulis CD ini masih banyak kelemahan. Selain memerlukan drive khusus untuk menulis khusus ke CD ini (CDR/RW) CD juga sangat rentan terhadapa goresan, dan ukurannya juga boleh dibilang tidak bisa masuk ke dalam dompet (kecuali dompet jumbo).

Dan akhirnya, muncullah sebuah alat simpan portabel yang saat ini paling banyak digunakan yaitu USB FLASH DISK. Benda ini sebenarnya tidak memerlukan software/driver khusus karena tergolong PNP (Plug and Play) untuk dapat melakukan baca dan tulis kecuali untuk windows 98 ke bawah dan linux versi awal memang memerlukan driver. Selain itu rata-rata PC sekarang ini sudah menyertakan port USB yang merupakan interface dari USB Flash Disk ini, jadi benar-benar mudah sekali digunakan. Ukuran fisiknya dan kapasitasnya yang dewasa ini hingga bergiga-giga byte semakin memanjakan para penggunanya yang haus akan portable storage yang berkapasitas besar. Bahkan dewasa ini USB FD juga bisa dijadikan sebagai memory tambahan bagi sistem operasi yang dinamakan ready boost (pada windows vista) mungkin dalam hal ini FD berfungsi sebagai virtual memory menggantikan hardisk yang kecepatannya boleh dibilang masih standard antara 5400 rpm hingga 7200 rpm.

Disini aku sedikit mencoba menggali sedikit sejarah mengenai perjalanan FD ini. Bicara mengenai penemu FD ini menurut data yang kuperoleh bahwa FD ini ditemukan pertama kali oleh Dov Moran, yaitu President dan CEO dari perusahaan M-Systems Flash Pioneers pada tahun 1998 lampau. Serta seorang pegawai pada perusahaan Sandisk yang bernama Harkabi yang sekaligus juga merupakan pemimpin dari tim pengembang dan marketing di M-system ketika itu, saat ini beliau telah menjabat
sebagi Vice President. Kontribusinya yang amat berarti adalah membuat USB Flash Disk ini menjadi mandiri tanpa memerlukan instalasi driver.

Pada bagian pemasaran, Perusahaan Amerika IBM lah yang pertama menjual flash disk yang ketika itu masih bekapasitas 8 MB dengan nama Memory Key tepatnya pada tahun 2001. IBM kemudian meluncurkan FD dengan kasitas setingkat lebih besar yakni 16 MB yang dibuat oleh perusahaan Trek 2000 setelah itu diluncurkan lagi versi yang 64 MB yang dibuat oleh perusahaan M-System.

Pada saat postingan ini ditulis, yang aku tahu kapasitas terbesar Flash Disk sudah mencapai 16 GB dengan ukuran yang semakin mungil dan menarik. Dengan semakin banyaknya vendor yang memproduksi FD ini maka vendor-vendor tersebut banyak membenamkan beragam fitur pada FD ini seperti kemampuan FD yang dapat memutar file MP3, MP4 membuka file gambar ataupun memutar video beresolusi kecil, dan yang tak kalah penting adalah fitur keamanan seperti key lock yang dapat digunakan mengunci PC ketika PC ditinggal pemiliknya, dapat memindai sidik jari pemakai sehingga hanya dapat digunakan oleh pemiliknya, kemampuan untuk dienkripsi dan diberi pasword serta kemapuan untuk dipartisi seperti layaknya pada hardisk.

Mengenai penamaan, Flash disk ini sebenarnya namanya sangat beragam mulai dari thumb drive, pen drive, thumb flash, flash drive dan sebagainya. Namun aku sendiri lebih senang menyebutnya dengan Flash Disk atau disingkat FD meskipun sebenarnya di dalamnya tak ada disk atau cakram melainkan chip memory flash yang lebih tahan benturan dibandingkan disk. Penamaan yang keliru memang, tapi ya itu tadi karena sudah terbiasa dan mayoritas orang menggunakannya jadi lumrah deh.

Semoga bermanfaat...........

Senin, November 19, 2007

APA ITU CPU?

Judul di atas mungkin kedengarannya garing banget, karena aku yakin banyak sekali yang dah tahu apa itu CPU. Tapi yang menggelitik aku untuk menulis tentang CPU ini adalah sekedar ikut andil dalam memberikan pendapat diantara dua pendapat yang mungkin ke dua-duanya benar. Lho kok tiba-tiba ada dua pendapat yang dianggap benar memangnya pendapatnya apa?

Begini, ada orang yang beranggapan bahwa CPU itu adalah prosesor yang terdapat dalam motherboard (titik). Namun ada juga yang berpendapat bahwa CPU itu adalah casing beserta isi-isinya termasuk motherboard, memory, hardisk, Power supply, kabel-kabel beserta seluruh perangkat yang menempel di dalamnya seperti CDROM, Floppy drive, de el el. Sekali lagi aku cuma ikut andil dalam memberi pandangan alternatif mengenai CPU berdasarkan pengetahuan yang aku miliki dan sekali lagi bukan ingin terjebak ke dalam dua pendapat yang telah disebutkan sebelumnya karena bisa saja kedua-duanya benar adanya. Semuanya tergantung dari pemahaman dan keyakinan sendiri, juri yang terbaik adalah anda dan tentu saja orang lain.


CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU)

CPU merupakan tempat pemroses instruksi program yang pada computer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikor). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC (Integrated Circuit). Dimana IC ini digunakan untuk mengimplementasikan fungsi logika.

CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu:

1. Arithmetika Logic Unti (ALU)
Tugas utama dari ALU ini adalah untuk melakukan semua perhitungan aritmetika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmetika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronika yang digunakan disebut dengan Adder. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu: sama dengan (=), kurang dari (<), atau lebih dari (>).

2. Control Unit (CU)= unit kendali
Unit ini bertugas untuk mengatur atau mengendalikan semua peralatan yang ada pada system komputer. Unit kendali akan mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada layar output.
Unit ini juga mengartikan instruksi-instruksi dari program Komputer, membawa data dari alat input ke memory utama dan mengambil data dari memori utama untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmetika atau perbandingan logika. Maka unit kendali ini akan mengirim instruksi tersebut ke ALU.
Hasil pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama untuk disimpan dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali adalah:
  • Mengatur dan mengendalikan alat-alat input output
  • Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama
  • Mengambil data dari memori utama (jika dibutuhkan) untuk diproses
  • Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU
  • Menyimpan hasil proses ke memori utama
Disamping itu CPU mempunyai alat penyimpanan yang berukuran kecil yang disebut dengan Register. Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses tinggi yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses, sementara data dan instruksi lainnya yang sedang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama.
Dengan demikian ada 3 macam memori yang digunakan dalam sistem komputer, yaitu:
  1. Register (digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yangs sedang diproses
  2. Main memori ( digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang akan diproses dan menyimpan data hasil pengolahan)
  3. Secondary storage (digunakan untuk menyimpan program dan data secara permanen)
Semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan tentu saja yang terutama aku sendiri yang masih papa dalam ilmu pengetahuan.


Sabtu, November 03, 2007

Chipset Terbaru Intel Dukung Embedded Systems dan

kali ini aku ingin posting hasil kutipan dari ebizzasia.com dan supertechno.wordpress.com masalahnya mau posting otakku lagi garing banget dari pada gak posting yang mendingan aku paste artikel aja deh........

Chipset Terbaru Intel Dukung Embedded Systems
Di ajang Intel Developer Forum di Taipei, Taiwan (16/10), Intel mengumumkan perluasan dukungan lifecycle untuk chipset desktopnya, Intel Q35 Express Chipset. Chipset tersebut kini dapat mendukung aplikasi-aplikasi embedded maupun komunikasi yang membutuhkan grafis.

Memulai debutnya untuk komputer desktop pada Agustus lalu, chipset ini mendukung teknologi chipset Intel terbaru, termasuk Intel Virtualization Technology untuk Directed I/O (Intel VT-d), Intel Active Management Technology (Intel AMT) versi 3.0, dan Intel Rapid Recover Technology terbaru dalam Intel® Matrix Storage Technology untuk proteksi data.

“Para pengelola sistem bawaan biasanya menghadapi resiko dan tantangan serupa yang terkait dengan perusahaan, seperti keamanan yang kurang terjamin dan kegagalan sistem, yang bisa sangat merugikan jika tidak memiliki kemampuan pengelolaan jarak jauh,” ujar Doug Davis, Intel Vice President dan General Manager Embedded and Communications Group.

Menurut dia, adanya teknologi Intel VT-d menyediakan kemampuan pengaturan jarak jauh mutakhir untuk peralatan I/O. Teknologi tersebut memungkinkan pemisahan perlengkapan I/O bagi mesin virtual untuk mendistribusikan sumberdaya sistem dan melindungi aset. Intel VT-d akan meningkatkan kinerja dengan menaikkan bandwidth dan merendahkan latency yang biasa terjadi saat virtualisasi piranti lunak. Teknologi ini bermanfaat untuk aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan industri otomatisasi dan perlengkapan jaringan.

Teknologi-teknologi tambahan seperti Intel AMT juga memberi dukungan isolasi berbasis hardware dan pemulihan yang lebih baik bagi sistem-sistem embedded yang offline. Sementara itu, Intel Rapid Recover Technology dapat membantu perangkat embedded untuk memperoleh kembali data dan mengembalikan sistem ke status operasional pada saat terjadi kerusakan hard drive atau data dalam jumlah besar.

Dibandingkan dengan chipset generasi sebelumnya, chipset Q35 mampu menghemat energi hingga 50 persen. Dengan thermal design power sebesar 13,5 watt, chipset ini sangat cocok untuk aplikasi berenergi rendah dengan bentuk motherboard kecil untuk perangkat klien yang interaktif, print imaging, digital security surveillance, dan aplikasi-aplikasi keamanan jaringan.
Chipset ini dapat digunakan bersama prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo, yaitu Intel Core 2 Duo E6400 dengan Intel Virtualization Technology dan Intel Core 2 Duo E4300, selain juga mendukung prosesor-prosesor lama seperti Intel Pentium Dual-Core E2160 dan Intel Celeron 440. Chipset ini juga bisa dipasangkan dengan prosesor Intel 45nm yang akan datang.

Chipset Intel Q35 tersedia dalam dua versi I/O Controller Hub, yaitu Intel® ICH9 / ICH9 DO, dengan harga mulai US$37.


Ditulis oleh akhiridwan di/pada November 26th, 2006

Intel Corporation merilis prosesor Intel Xeon inti-ganda seri 5100, yang sebelumnya diberi kode “Woodcrest”, untuk server. Prosesor-prosesor ini dibangun dengan arsitektur mikro Intel Core yang baru dan digabungkan dengan proses manufaktur 0,065 mikron.“Arsitektur mikro Core adalah sebuah inovasi teknis yang mengarahkan kita pada era baru dimana adanya efisiensi daya tanpa mempengaruhi kinerja menggunakan performa 64-bit,” kata Pat Gelsinger, Senior Vice President dan General Manager, Digital Enterprise Group, Intel Corporation. Prosesor-prosesor server inti-ganda yang baru ini adalah jajaran prosesor yang pertama menggunakan arsitektur mikro Intel Core.

Prosesor Intel Xeon Inti-Ganda seri 5100 memberikan peningkatan kinerja hingga 135 persen dan pengurangan konsumsi daya hingga 40 persen dibandingkan produk-produk server Intel sebelumnya. Gabungan daya dan efisiensi yang optimal ini memungkinkan para produsen untuk secara efektif menyeimbangkan kemampuan proses di dalam batasan daya dan ruang dari sistem-sistem berukuran kecil yang biasanya digunakan untuk aplikasi-aplikasi komunikasi, penyimpanan, dan hardware embedded.

Dibuat dengan proses manufaktur 65 nanometer, besarnya transistor dan konsumsi daya dapat diperkecil sehingga dapat meningkatkan kecepatan pemrosesannya. Seri 5100 adalah “drop-in compatible” yang merupakan bagian dari platform ‘Bensley’ dari Intel dan tersedia di berbagai segmen produk server. Platform Bensley memiliki teknologi-teknologi server terbaru, termasuk teknologi memori yang lebih cepat dan lebih handal, yaitu FB-DIMMS, Intel Virtualization Technology, Intel Active Server Manager dan Intel I/O Acceleration Technology.

Intel akan mengirimkan seri 5100 di frekuensi hingga 3GHz dan front side bus 1333MHz dan cache (cadangan memori) shared (di antara kedua inti) L2 4MB. Versi 3GHz akan hadir dengan Thermal Design Point (TDP) sebesar 80 watt dengan yang lain sebesar hanya 65W. Sebuah versi dengan voltase yang lebih rendah akan hadir di masa depan dengan frekuensi 2,33GHz dan TDP sebesar 40W.

Arsitektur Mikro Core 2 Duo

Arsitektur mikro ini juga akan menjadi dasar bagi produk-produk mobile dan desktop mendatang dari Intel yang diberi nama prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo. Beberapa dari inovasi-inovasi baru untuk arsitektur yang dioptimalkan untuk banyak inti ini terdiri dari Intel® Wide Dynamic Execution yang dapat menjalankan lebih banyak instruksi per siklusnya. Setiap inti eksekusi dibuat lebih lebar, memungkinkan masing-masing inti untuk menyelesaikan hingga empat instruksi penuh secara simultan menggunakan sebuah pipeline 14-tahap yang efisien untuk transfer data yang lebih baik dan lebih efisien dan tentunya meningkatkan kinerja.

Termasuk ke dalam prosesor-prosesor ini adalah Intel Advanced Smart Cache yang memungkinkan satu atau dua unit proses atau inti untuk menggunakan seluruh cadangan memori jika diperlukan ketika inti yang lain sedang tidak bekerja dan Intel® Smart Memory Access yang bisa “menyembunyikan” latency dan hambatan memori.

Ketika digabungkan, server-server berbasis Intel ini bisa mengurangi biaya dan ruang, kebutuhan pendinginan dan permintaan listrik di pusat-pusat data server untuk manajer-manajer TI sekaligus meningkatkan tingkat respon, produktivitas dan waktu kerja server.

Intel mengharapkan seri server terbaru ini dapat menjadi produk yang paling cepat diterima di pasar dalam sejarah Intel, dan telah menetapkan harga untuk keluarga prosesor 5100 mulai dari 209 dollar AS hingga 851 dollar AS dalam kuantitas 1000 unit, tergantung dari fitur yang diinginkan. Intel juga akan menyediakan dukungan lifecycle yang lebih panjang, lima hingga tujuh tahun, untuk pelanggan-pelanggan komunikasi, penyimpanan dan hardware embedded.

Entri ini dituliskan pada Minggu, November 26th, 2006 pada 10:23 am dan disimpan dalam Cendikiawan Muslim, Internet Islam, Komputer Muslim, Muslim Cendikiwan, Muslim Smart, Techology, Teknologi Bangsa.

Recent Coments